MEMBANGUN EKONOMI KREATIF DESA GUNUNG MALANG DENGAN PENGEMBANGAN SWADAYA MASYARAKAT DAN INOVASI KERAJINAN BAMBU

Authors

  • Rengga Cahya Universitas Pakuan
  • Eka Kurnia Dewi Universitas Pakuan
  • Muhammad Bintang Pamungkas Universitas Pakuan
  • Bayu Dwi Prasetyo Universitas Pakuan

DOI:

https://doi.org/10.53698/rudence.v4i1.91

Keywords:

Ekonomi kreatif, ekonomi lokal, keberlanjutan, kerajinan bambu, usaha mikro kecil menengah, bamboo crafts, creative economy, micro small medium entity, local economy, sustainability

Abstract

ABSTRAK
Tujuan kegiatan ini adalah ingin menciptakan inovasi dari produk kerajinan bambu sebagai produk ciri khas Kampung Istan Desa Gunung Malang yang diantaranya yaitu Anyaman, Bilik Hias, Keranjang Ayakan, dan Caping Bambu. Metode yang diberikan Badan Eksekutif Mahasiswa FEB berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan produk turunan dari kerajinan bambu dengan menggunakan pendekatan support system kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukan bahwa peserta sangat merespon dengan baik. Monitoring dilakukan dengan mengevaluasi apakah program yang sudah disosialisasikan serta kelompok yang dibentuk sudah berjalan sesuai dengan rencana. Hasil ini berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan produk turunan bambu, memberikan wadah untuk belajar eksplorasi pengetahuan dan pengalaman serta kemampuan masyarakat dalam pemanfaatan potensi lokal yang berkelanjutan dan berbasis economy creative.

ABSTRACT
This activity aims to create innovations from bamboo craft products as the characteristic products of Kampung Istan, Gunung Malang Village, which include Wicker, Decorative Booths, Sifter Baskets, and Bamboo Caps. The method provided by the FEB Student Executive Board is training and assistance in making derivative products from bamboo crafts using a support system approach to the community. The results of this activity showed that the participants responded very well. Monitoring is carried out by evaluating whether the programs that have been socialized and the groups that have been formed are running according to plan. These results contribute to strengthening the local economy through the development of bamboo derivative products, providing a platform for learning to explore knowledge and experience as well as community capabilities in utilizing local potential in a sustainable and creative economy-based manner.

References

Emilia, H. (2022). Bentuk dan sifat pengabdian masyarakat yang diterapkan oleh perguruan tinggi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 122 - 130. https://doi.org/10.37567/pkm.v2i3.1127.

Hairunisya, N., Prihatiningsih, B., Yulianti, N. C. E., Setiawan, A. R., Subiyantoro, H. (2024). Pelatihan business plan model canvas untuk pengembangan sumber daya manusia di Desa Wisata. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2744 - 2756. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3348.

Harsono, I., Armin, R., Nugroho, A. F., Yahya, Y., Kurniawan, D. (2024). Analisis literasi ekonomi dan modal usaha terhadap keputusan berwirausaha pedagang kaki lima. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 6211 - 6218. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.13347.

Hermansyah, W. D., Mutiah, R., Rusmana, F. D. (2024). Strategi pengembangan usaha kerajinan bambu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat berdasarkan perspektif ekonomi islam di Desa Pangsor. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia, 3(1), 48 - 59. https://doi.org/10.57171/jpsi.v3i1.79.

Kurniawati, D. I., Jacky, M. (2024). Strategi Pemberdayaan pemanfaatan bambu di Lingkungan Papring, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 13(3), 121 - 130.

Langga, L., Hyronimus. (2022). Pelatihan manajemen kewirausahaan sebagai upaya peningkatan pendapatan pelaku umkm di Kecamatan Kota Baru Kabupaten Ende. RESONA Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 6(1), 48 - 54. http://dx.doi.org/10.35906/resona.v6i1.841

Mustofa. (2012). Monitoring dan evaluasi: konsep dan penerapan bagi pembina kemahasiswaan. UIN-Maliki Press.

Rosyida, I. A., Sofeny, D., Setyawan, W. A., Ningrum, E. W., Fajri, R. N. L. (2022). Pemberdayaan Pengrajin Anyaman Bambu Untuk Meningkatkan Daya Saing Pasar Di Desa Krangkong. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 3(2), 244 - 255. https://doi.org/10.35311/jmpm.v3i2.107.

Solikin. (2004). Jenis-jenis tumbuhan suku poaceae di Kebun Raya Purwodadi. Jurnal Biodeversitas, 5(1) 23 - 27. https://doi.org/10.13057/biodiv/d050105.

Downloads

Published

2025-01-20